Sistem Sosial
Sistem sosial menggambarkan peran dan hubungan antara guru dan peserta didik serta jenis-jenis norma atau aturan yang ditekankan. Interaksi antar keduanya yang dimulai dari tahap “notice the problem (temukan masalah)” sampai dengan Evaluation and Reflection (Evaluasi dan Refleksi), menekankan pada aspek ekoliterasi dan cinta lingkungan yang akan dikuatkan pada peserta didik sekolah dasar. Peserta didik berperan sebagai pembelajar yang aktif, sedangkan guru berperan sebagai agen yang memdampingi dan memfasilitasi peserta didik di setiap kegiatan. Sistem sosial pada green pedagogy model ini disajikan pada tabel dibawah,
| Tahap | Kegiatan yang dilakukan | |
|---|---|---|
| Guru | Siswa | |
| Notice the problem (Temukan permasalahan) | ● Guru memulai pembelajaran dengan menayangkan satu video singkat yang memuat permasalahan nyata tentang lingkungan (membeli makanan yang kemasannya sekali pakai dan dibuang di tempat sampah yang semakin lama semakin penuh). ● Melalui tayangan video ini, guru sekaligus memberikan apersepsi, yaitu untuk menarik perhatian siswa, mengaitkan pembelajaran dengan pengalaman sehari-hari, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu. ● guru membagi peserta didik ke dalam 6 kelompok. | ● Peserta didik memperhatikan dan mengamati tayangan video. ● Peserta didik merespon beberapa pertanyaan dari guru terkait pertanyaan yang telah disampaikan. ● Setiap kelompok yang telah terbentuk mendapatkan satu video yang berisi permasalahan lingkungan ● Peserta didik mengamati isi video, mengidentifikasi permasalahan utama, dan mendiskusikan penyebab serta dampaknya. Dimensi profil lulusan: penalaran kritis, kolaborasi, komunikasi, kewargaan, kemandirian. Pengalaman Belajar : Memahami |
| Arrange the Project Plan (Mendesain proyek) | ● Mengarahkan peserta didik untuk merancang proyek sebagai solusi atas permasalahan lingkungan yang telah diidentifikasi pada tahap sebelumnya. ● memastikan setiap peserta didik memahami peran dan kontribusi masing-masing di dalam kelompoknya ● Mengarahkan peserta didik untuk merencanakan proyek dari beberapa hal yaitu : a) Menentukan jenis atau nama proyek yang relevan dengan masalah. b) menyampaikan alasan pemilihan proyek. c) teknis implementasi proyek. d) menentukan sasaran penerima manfaat proyek. e) membantu kelompok menentukan waktu dan lokasi pelaksanaan proyek. ● Memberikan bimbingan, arahan serta klarifikasi pada setiap kelompok | ● Berdiskusi dalam kelompok untuk menentukan proyek yang sesuai dengan masalah yang ditemukan. ● Menentukan jenis atau nama proyek dan menuliskan alasan pemilihan proyek terkait permasalahan lingkungan yang ditemukan. ● Merancang teknis impementasi proyek, termasuk langkah-langkah kegiatan. ● Menentukan pihak sasaran proyek (misalnya siswa kelas lain, warga sekolah atau masyarakat sekitar). ● Menentukan jadwal atau rencana waktu pelaksanaan proyek ● Menentukan lokasi pelaksanaan proyek yang sesuai dan memungkinkan. ● Menyajikan rancangan awal proyek dalam bentuk infografis untuk dikonsultasikan pada tahap berikutnya. Dimensi profil lulusan: penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi. Prinsip pembelajaran : berkesadaran |
| Tutor and Guide (Pembimbingan Proyek) | ● Mengarahkan peserta didik untuk menyempurnakan desain proyek sebelum diimplementasikan. ● Membimbing kelompok untuk meninjau kembali rancangan proyek yang telah dibuat. ● Mengkonfirmasi dan memastikan aspek-aspek utama dari desain rancangan, meliputi: a) Nama project b) Alasan pemilihan proyek. c) Teknis pelaksanaan proyek. d) Sasaran yang menjadi target proyek. e) Lokasi dan waktu pelaksanaan proyek. ● Memberikan masukan dan saran perbaikan agar proyek siap diimplementasikan | ● Menyampaikan hasil rancangan proyek yang sudah dibuat ke guru. ● Mendengarkan arahan, masukan, dan klarifikasi dari guru terkait rancangan proyek. ● Mendiskusikan kembali di dalam kelompok untuk menyesuaikan proyek sesuai arahan guru. ● Melakukan revisi atau penyempurnaan terhadap rancangan proyek sesuai dengan hasil bimbingan. ● Menyusun draft akhir proyek yang siap untuk diimplementasikan. Dimensi profil lulusan: penalaran kritis, kolaborasi, komunikasi. |
| Unveil design (Mempresentasikan hasil desain proyek) | ● Menjelaskan terkait presentasi hasil desain proyek yang akan diterapkan menggunakan strategi gallery at walk ● Mengkondisikan setiap kelompok untuk menyiapkan hasil desain proyek (berupa infografis dan alat bahan yang diperlukan) untuk dipajang di tempat yang sudah ditentukan. ● Mengamati jalannya diskusi, memberi arahan, dan memastikan kegiatan diskusi sesuai dengan waktu yang telah dtentukan. ● Memberikan konfirmasi serta penguatan di akhir kegiatan, menekankan poin-poin penting dari setiap proyek. ● Mengkonfirmasi hasil diskusi selama gallery at walk berlangsung dan menyimpulkan hasil umpan balik dari kelompok lain untuk perbaikan proyek | ● Membagi tugas di anggota kelompoknya terkait dengan peran sebagai penjaga gallery dan sebagai pengunjung. ● Anggota kelompok yang berperan sebagai penjaga gallery, bertugas : a) menyiapkan hasil desain infografis yang memuat proyek, b) mempresentasikan atau menjelaskan proyeknya kepada kelompok lain yang berkunjung; c) menjawab pertanyaan dari kelompok lain secara jelas dan argumentatif. Peserta didik yang berperan sebagai pengunjung bertugas : a) mengunjungi presentasi proyek kelompok lain secara bergantian (berkunjung dari kelompok satu ke kelompok lain); b) Mengajukan pertanyaan terkait alasan, teknis, sasaran, waktu, dan lokasi proyek; c) Memberikan pertanyaan, masukan atau apresiasi atas proyek kelompok lain. ● Diakhir kegiatan, bersama kelompok menyimpulkan hasil masukan dari kelompok lain untuk perbaikan proyek (Prinsip pembelajaran: menggembirakan, berkesadaran, Dimensi profil lulusan: kolaborasi, komunikasi. |
| Real Action (Aksi Nyata) | ● Memberikan penjelasan teknis tentang pelaksanaan implementasi project ● Mengkonfirmasikan kesiapan alat dan bahan serta anggota yang akan menerapkan proyek. ● Membimbing, memberikan arahan, dan memantau kegiatan selama project di implementasikan baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat sekitar. | ● Menyiapkan alat, bahan, dan semua hal yang diperlukan untuk mengimplementasikan project ● Membagi peran anggota kelompok dalam kegiatan implementasi project ● Melaksanakan kegiatan sesuai dengan project yang di rencanakan (Ecobrick, Pengolahan Minyak Jelantah jadi Lilin, komposter mini, sekolah sejuk, sadar lingkungan, Buku cerita ramah lingkungan). ● Melakukan koordinasi dengan sesame anggota kelompok dan dengan guru untuk mengatasi kendala yang ditemui. ● Mendokumentasikan semua kegiatan implementasi proyek. Prinsip pembelajaran: bermakna, menggembirakan, berkesadaran, Dimensi profil lulusan : kolaborasi, komunikasi. Pengalaman belajar : Mengaplikasikan |
| Evaluation and Reflection (Evaluasi dan Refleksi) | ● Mendistribusikan lembar evaluasi dan refleksi kepada setiap kelompok ● Memberikan arahan terkait tujuan dari kegiatan evaluasi dan refleksi ● Mendampingi peserta didik untuk mengidentifikasi 3 kelebihan dan kekurangan dari kegiatan implementasi project beserta tindak lanjut ● Membimbing peserta didik untuk merumuskan tindak lanjut berupa ajakan positif yang disajikan dalam bentuk poster ● Mengarahkan peserta didik untuk mengunggah poster yang dikembangkan ke dalam sistem ● Membimbing peserta didik untuk menuliskan hasil evaluasi dan refleksi ke dalam sistem. | ● Menerima lembar evaluasi dan refleksi ● Memperhatikan arahan guru terkait kegiatan evaluasi dan refleksi ● Mengidentifikasi minimal 3 kelebihan dan kekurangan selama implementasi proyek. ● Menuliskan hasil evaluasi di dalam lembar yang telah diberikan oleh guru ● Merefleksikan pengalaman belajar selama proyek diimplementasikan ● Menentukan tindak lanjut dalam bentuk kalimat ajakan positif untuk lebih peduli lingkungan ● Menyajikan kalimat ajakan dalam bentuk poster ● Mendokumentasikan poster dan mengunggahnya ke dalam sistem. Prinsip pembelajaran: bermakna, berkesadaran. Dimensi profil lulusan : penalaran kritis, kolaborasi, komunikasi. Pengalaman belajar : Merefleksikan |